Pasar Rakyat Hampir Terbakar, Ini Himbauan Kadis DPKP Inhil
KILASRIAU.com - Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Eddiwan Shasby menanggapi kejadian di Lantai 2 Pasar Rakyat jalan Yos Sudarso Tembilahan, Rabu (16/03/22).
Sebelumnya sekitar pukul 17. 00 beredar video di salah satu akun Facebook milik @Zoel Doank yang memperhatikan kerumunan warga yang berusaha untuk memadamkan api di lantai dua pasar rakyat.
- Peringati HUT ke-80 Persit KCK, Kodim 0314/Inhil Tanam Pohon Mangrove
- Hadapi Ancaman Kemarau 2026, BPBD Inhil Perkuat Kedisiplinan dan Respons Cepat TRC
- Polsek Kateman bersama Buruh dan Manajemen PT Pulau Sambu Group Tanam Bibit Pohon di Kateman Peringati May Day 2026
- SRI Muda Indragiri Resmi Ajukan Audiensi ke DPRD Inhil Terkait Konflik Lahan Masyarakat di Kemuning
- Peringati Hari Bumi 2026 dan Hut ke 65, Utama Karya Tanam 17.000 Pohon di Seluruh Jalan Tol Kelolaan
Di dalam video tersebut juga terlihat para warga bersama-sama untuk memadamkan api yang sudah cukup membesar. Namun, berkat kerja keras warga setempat pula api tersebut dapat di padamkan dengan menggunakan alat seadanya.
Melihat postingan ini beberapa pengguna Facebook menggomentari video tersebut salah satunya @Loly Andriawan "Kebakaran atau sengaja dibakar?"
Kemudian @Zoel Doank membalas dengan menulis "Loly Andriawan TK tw juga bg Loly.. soalnya di atas ne siapa aja bisa bebas keluar masuk.. perlu pengawasan lebih kyanya..
maklum dekat2 bulan puasa ne.. jd was2 jga kita2 d pasar ne bg.."
Menyikapi hal tersebut kepala DPKP Eddiwan Shasby saat di konfirmasi awak media melalui Whatsapp menghimbau kepada pengawas atau Satpam dilokasi Pasar Rakyat agar senantiasa mengawasi adanya aktivitas orang dibangunan yang kosong. Jika perlu melarang untuk naik dilantai 1 dikarenakan kosong dan rawan terhadap ancaman kebakaran.
"Tentunya kami dari DPKP Inhil selalu menghimbau serta mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mengantisipasi risiko terjadinya kebakaran. Dan ini tidak terkecuali dengan pedagang yang juga perlu senantiasa waspada dan berhati-hati karena bangunan kosong sangat rawan untuk itu segera melaporkan jika ada ancaman kebakaran kemudian setiap pedagang wajib memiliki Apar untuk antisipasi apabila terjadi kebakaran," paparnya.
Selain itu juga kepala DPKP Eddiwan Shasby tentunya telah melakukkan ispeksi dan himbauan kepada pemilik bangunan di tempat usaha tentang bahaya kebakaran mengingat sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan.
"Artinya tingkat kesadaran masyarakat sangat penting dan kepekaan terhadap bencana khususnya kebakaran," ujarnya.

Tulis Komentar